Sinergi Lintas Sektor di Timika: Ribuan Siswa Diskrining dalam Peringatan Hari Malaria Sedunia 2026

MALARIA PERDHAKI-TIMIKA. Dalam rangka memperingati Hari Malaria Sedunia 2026, Panitia Malaria Day Kabupaten Mimika menyelenggarakan aksi pemeriksaan kesehatan massal dan edukasi terpadu yang dipusatkan di dua lokasi strategis, yaitu Sentra Pendidikan dan Sekolah Asrama Taruna Papua.
Kegiatan yang berlangsung pada 25 & 27 April 2026 ini dipimpin langsung oleh Bapak Linus Dumatubun selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika. Melalui sinergi ini, sebanyak 1.729 siswa dari tingkat SD hingga SMA berhasil diskrining berkat kerja keras para Kader Malaria yang didukung penuh oleh tim medis dari Puskesmas Timika dan Puskesmas Wania.
Pelaksanaan skrining di Sentra Pendidikan mencakup 600 siswa, di mana hasil pemeriksaan menemukan 72 siswa positif malaria dengan jenis parasit Plasmodium vivax, Plasmodium falciparum, maupun infeksi campuran. Sementara itu, di Sekolah Asrama Taruna Papua, pemeriksaan dilakukan terhadap 1.129 siswa dengan temuan 14 kasus positif.
Selain melakukan deteksi dini, tim dari Puskesmas Timika juga memberikan pembekalan materi edukasi yang komprehensif. Selain fokus pada pencegahan malaria, para siswa juga mendapatkan wawasan mengenai kesehatan gigi dan mulut, bahaya NAPZA, pencegahan perundungan (bullying), serta edukasi mengenai penyakit menular lainnya seperti Frambusia dan Tuberkulosis (TB).
Keberhasilan aksi masif ini merupakan hasil kolaborasi kolektif dari berbagai pihak yang memiliki visi serupa untuk kesehatan masyarakat di Papua. Dukungan besar mengalir dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, PT Freeport Indonesia, PETROSEA, UNICEF, Wahana Visi Indonesia, Malaria Perdhaki, YPKMP, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta peran aktif Puskesmas Timika dan Puskesmas Wania.
Melalui integrasi skrining dan edukasi ini, diharapkan angka kasus malaria di Timika dapat ditekan secara signifikan sekaligus meningkatkan kesadaran kesehatan siswa demi mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat dan berdaya saing.