Gandeng DLH, Kampung Nendali Pastikan Kali Phonga Bersih dan Bebas Nyamuk

MALARIA PERDHAKI–SENTANI. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyambut baik inisiatif Pemerintah Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan secara terpadu. Kolaborasi ini diwujudkan melalui aksi gotong royong pembersihan saluran air di Kali Phonga Hati Hilang pada 18 April 2026.
Kerja sama strategis tersebut berawal dari koordinasi intensif yang dibangun oleh Kepala Kampung Nendali, Wemfrit Wally, bersama Sekretaris Kampung, Ted Wally, dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup guna menangani penumpukan sampah pada genangan air yang berisiko bagi kesehatan warga. Hal ini merupakan aksi nyata dari rencana tindak lanjut (RTL) diskusi kampung yang sebelumnya dilaksanakan.
Dalam aksi nyata ini, Dinas Lingkungan Hidup memberikan dukungan dengan mengerahkan bantuan armada mobil pick-up untuk memastikan seluruh sampah yang terangkat dapat langsung diangkut. Sinergi ini semakin kuat dengan kehadiran tiga personel dari Dinas Kesehatan yang turut serta terjun ke lapangan bersama masyarakat. Keterlibatan instansi terkait ini menjadi jawaban atas kekhawatiran warga mengenai kondisi Kali Phonga yang tersumbat, yang jika dibiarkan, berpotensi besar menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk malaria.
Semangat gotong royong terpancar jelas saat seluruh elemen masyarakat Kampung Nendali terlibat aktif dalam aksi tersebut. Ketika warga laki-laki bahu-membahu mengangkat sampah dari dasar kali, kaum ibu mengambil peran penting menyiapkan konsumsi dan memasak makan siang untuk seluruh tim. Pemerintah kampung pun memastikan koordinasi berjalan lancar agar setiap sudut aliran kali yang bermasalah dapat tertangani dengan maksimal.
Upaya normalisasi aliran kali ini merupakan langkah krusial sebagai tindakan preventif dalam mencegah dampak kesehatan, khususnya penyebaran penyakit malaria. Dengan mengalirnya kembali air secara lancar, titik-titik genangan yang menjadi tempat bertelur nyamuk dapat dihilangkan secara signifikan.
Selain meminimalkan risiko penyakit, pembersihan ini juga membawa perubahan wajah lingkungan yang drastis; Kali Phonga kini tampak jauh lebih bersih, asri, dan jauh lebih enak dipandang mata tanpa tumpukan sampah yang mengganggu pemandangan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah kampung, dinas terkait, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang tidak hanya sehat, tetapi juga indah dan nyaman bagi seluruh warga.