MALARIA PERDHAKI, Keerom – Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP menutup kegiatan Jambore Kader Malaria Kabupaten Keerom yang diselenggarakan oleh Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdhaki) selama 3 hari (Senin, 20 Juni 2023 – Rabu, 22 Juni 2023) di Arso Swakarsa. Penutupan kegiatan dilaksanakan di Lapangan Swakarsa, pada sore hari Rabu, 21 Juni 2023. Turut hadir pada kegiatan ini Kepala SR Perdhaki Wilayah Keuskupan Jayapura I, Erhardus Desa, MA, Ketua Perdhaki Keerom, Pastor Kris Bidi SVD, Ketua TP-PKK Keerom, Ny. Angela Frank Gusbager, ST, Kadinkes Keerom, dan lainnya. Usai penutupan, Bupati melakukan kunjungan ke stand-stand PKBM yang ada. Selain itu, Bupati juga memberikan bantuan sepeda motor dan uang. Bupati berharap dukungan dari pemerintah ini akan membuat para kader malaria lebih bersemangat dalam melayani masyarakat.

Usai kegiatan, Bupati mengemukakan terima kasih dan apresiasi kepada Perdhaki yang telah bekerja keras dalam rangka mengatasi malaria di Keerom. “Terima kasih kepada semua pihak yang menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan wilayah ini. Di Keerom, angka API cukup tinggi di seluruh Indonesia, bahkan sejak 2016 Keerom peringkat pertama dengan angka malaria 431 kasus per 1.000 penduduk. Kepada Perdhaki saya sampaikan apresiasi yang tinggi, juga kepada semua pihak yang telah terlibat, masyarakat, TNI-Polri, BUMN, puskesmas, tenaga kesehatan, dan kader malaria sampai di kampung-kampung,” ujarnya.
Bupati mengingatkan bahwa angka malaria zero atau nol kasus diharapkan dapat terwujud secara nasional. “Kita tahu bahwa Papua ini daerah endemis malaria, makanya saya hadir di acara penutupan ini untuk memberikan dukungan kepada Perdhaki, kader malaria, serta memberi semangat dan dukungan bahwa ini adalah kegiatan penting dalam rangka penekanan angka malaria. Kalau bisa, tahun 2025 sesuai jadwal target mereka bisa tercapai 0 kasus di Keerom,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala SR Perdhaki Wilayah Keuskupan Jayapura I, Erhardus Desa, MA mengemukakan bahwa kegiatan Jambore Kader Malaria ini adalah salah satu dari kegiatan yang dilaksanakan Perdhaki dalam rangka memberikan semangat dan komitmen kepada kader malaria untuk mau bekerja demi suksesnya program secara bertingkat dari daerah hingga pusat.
“Melalui kegiatan ini, dalam kelompok kecil, kita beri pelatihan agar tahu seluk-beluk malaria, cara menyuntik, cara memberikan obat, juga menguasai dengan baik pekerjaan, memiliki pengetahuan yang benar dan lengkap tentang malaria, serta keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan pelayanan dengan baik,” ujarnya. Kegiatan Jambore Kader Malaria ini diikuti sebanyak 272 orang dari 5 distrik di wilayah Skanto hingga Arso Timur. Dijadwalkan tahun ini Perdhaki akan menggelar kegiatan yang bertujuan sama di wilayah Ubrub, Senggi, Waris, dan sekitarnya.
Berita ini sudah dipublish di lintaspapua.com, link: https://www.lintaspapua.com/lintas-keerom/6559226467/bupati-hadiri-penutupan-jambore-kader-malaria-keerom