Program Malaria Perdhaki.
Program Malaria Perdhaki yang dikelola oleh Principal Recipient atau PR di Jl. Kramat 6/14, Jakarta Pusat, merupakan bagian dari program Perdhaki (Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia). Perdhaki adalah asosiasi unit pelayanan kesehatan nirlaba (not for profit) yang berlatar belakang agama Katolik, yang tersebar diseluruh Indonesia. Perdhaki dipercaya oleh sumber dana dari The Global Fund untuk mengelola pemberantasan malaria di Kawasan Timur Indonesia. Dalam menjalankan perannya, PR Program Malaria Perdhaki bekerja sama dengan unit kesehatan anggota Perdhaki/Pelkesi, Keuskupan/Paroki, Perdhaki Wilayah, serta beberapa NGO yang ada di Kawasan Timur Indonesia.
Per Mei 2025, Kementerian Kesehatan RI mencatat 456.764 orang telah diperiksa, dengan 59.610 di antaranya positif malaria dan tujuh meninggal dunia. Data ini menegaskan bahwa malaria masih menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat di Indonesia. Melalui strategi “ABC” — Advocacy, Behavior Change Communication, dan Community Empowerment — Program Malaria Perdhaki menggerakkan kolaborasi lintas sektor serta pemberdayaan masyarakat untuk menekan penyebaran malaria dan menjaga lingkungan tetap sehat.
Berita Terkini
Malaria Perdhaki dengan kolaborasi lintas sektoral serta dukungan para kader sebagai garda terdepan secara proaktif mendorong upaya eliminasi malaria.

Sinergi Edukasi, Pelayanan, dan Anggaran: Upaya Kampung Isano Mbias Menuju Bebas Malaria
Read More »
Wujudkan Lingkungan Sehat, SSR Paroki Sempan Kolaborasikan Lintas Sektor dalam Kerja Bakti Massal di Kampung Nawaripi
Read More »
Bekali Siswa Sebelum Pasola di Gaura, Guru SD Inpres Hoba Tete Cetak Generasi Agen Perubahan Bebas Malaria
Read More »
Perkuat Surveilans, Kader Malaria Lakukan Pemutakhiran Koordinat Rumah di Kampung Dukwia dan Yammua
Read More »
Wujudkan Komitmen Lintas Sektor, Desa Ngadulanggi Ditetapkan Sebagai Desa Percontohan Penanganan ATM di Kecamatan Nggaha Ori Angu
Read More »
Sinergi Melawan Endemisitas: SSR PWK Weetabula Dukung Gerakan Serempak Malaria di Desa Ana Engge
Read More »




