Program Malaria Perdhaki

MALARIA PERDHAKI, Jakarta – Upaya global untuk mengakhiri malaria mendapat dorongan besar dengan janji donasi senilai US$150 juta dari Children’s Investment Fund Foundation (CIFF) kepada Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria. Pengumuman ini menjadi komitmen pertama dalam kampanye Eighth Replenishment Global Fund yang diluncurkan pada awal April 2025.

Donasi dari CIFF, yang berasal dari sektor swasta, meningkat lima kali lipat dari kontribusi sebelumnya dan menjadi sinyal kuat atas peran strategis filantropi dalam mendukung kesehatan global. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memperluas akses terhadap diagnosis dini, pengobatan efektif, dan pencegahan malaria—seperti distribusi kelambu berinsektisida serta penyemprotan area berisiko tinggi.

Mengapa ini penting? Karena malaria masih menjadi salah satu penyakit menular paling mematikan di dunia, terutama di wilayah berpenghasilan rendah dan menengah. Dengan meningkatnya ancaman resistensi obat dan perubahan iklim yang memperluas wilayah endemis, strategi inovatif dan dukungan lintas sektor menjadi sangat krusial.

CIFF Logo's | Foto: CIFF
CIFF Logo’s | Foto: CIFF

“Dukungan murah hati dari CIFF tidak hanya memperkuat upaya kami dalam memerangi HIV, TBC dan malaria, tetapi juga menjadi tolok ukur kuat bagi para donor lainnya,” kata Peter Sands, Direktur Eksekutif Global Fund di London (2/2/2025).

“Janji senilai US$150 juta ini adalah investasi strategis dan katalitik, yang dirancang untuk melengkapi kebutuhan penting akan pendanaan publik dalam sistem layanan kesehatan primer,” kata Sir Chris Hohn, Pendiri CIFF.

CIFF dan Global Fund menekankan bahwa donasi ini bukan semata soal uang, melainkan dorongan katalitik yang dapat memobilisasi lebih banyak mitra sektor swasta dan pemerintah untuk berkontribusi.

Eighth Replenishment Global Fund | Foto: The Global Fund
Eighth Replenishment Global Fund | Foto: The Global Fund

“Setiap dolar yang diinvestasikan diperkirakan menghasilkan manfaat sebesar US$19 dalam bentuk peningkatan kesehatan dan keuntungan ekonomi,” kata Global Fund.

Donasi ini juga mencerminkan strategi jangka panjang Global Fund untuk membangun sistem kesehatan yang tangguh dan inklusif, yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Bersama, kita bisa mempercepat akses ke inovasi penting yang menyelamatkan kesehatan jutaan orang di dunia,” kata Global Fund dalam pernyataan resminya.

Satu aksi, menjadi sejuta hari depan tanpa malaria.

Tinggalkan Balasan

id_IDIndonesian

Eksplorasi konten lain dari Program Malaria Perdhaki

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca